Presiden
terpilih Jokowi Dodo (Jokowi) memastikan rakyat masih bisa bertemu dengan
dirinya di Istana Negara. Nantinya, akan diatur waktu yang tepat agar rakyat
tetap bisa bertemu dengan dirinya seperti saat menjadi Gubernur DKI Jakarta dan
Walikota Solo.
"Nanti
kita atur. Tiap hari saja saya diantre di balai kota itu kan nggak bisa kerja
saya. Nanti kita atur, nanti bertemu di Istana, bisa hari Senin, Selasa, atau
hari Rabu saja, atau hari apa, nggak ngerti," terang Jokowi di Jakarta,
Jumat, seperti dikutip dari detik.com (17/10.
Jokowi memastikan, akan diatur hari tertentu untuk rakyat agar bisa ke Istana.
"Nanti diatur. Padahal kita sudah atur. Kita mau temui semua, tapi ada
manajemen pengaturannya," tambahnya.
Jokowi juga mengaku, dirinya kerap dimarahi masyarakat yang ditemui. Dia dianggap lupa kepada rakyat. "Sering saya dimarahi, bapak sudah lupa ya sama rakyat. Tapi saya sudah sering dimarahin seperti itu, sudah sering sekali," tuturnya.
"Nanti di Monas dan bisa masuk ke istana dan kita batasi 700 orang. Nanti
dibagi, diberi identitas. Saya sudha pesan agar ini dibagi kepada rakyat
beneran. Rakyat ini kan identik dengan wong cilik, tapi rakyat itu semuanya,
yang kaya juga," tambah Jokowi berkomentar soal hari pelantikannya 20
Oktober.
0 komentar:
Post a Comment